Dana Hibah dari UEA Cair, Gibran Bakal Bangun GOR Indoor Manahan hingga Rumah Sakit

Dana Hibah dari UEA Cair, Gibran Bakal Bangun GOR Indoor Manahan hingga Rumah Sakit

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka menuturkan, dana hibah dari pemerintah Uni Emirat Arab (UEA) telah ditandatangani oleh dua menteri. Dengan demikian, dana hibah dari UEA itu dapat dipakai membangun beberapa fasilitas publik di Solo.

Gibran menuturkan, dua menteri tersebutyakni Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian dan menteri terkait dari pemerintah UEA. “Dana hibah UEA sudah ditandatangani oleh dua menteri, habis itu cair,” ujar Gibran di Solo, Selasa (27/6/2023), seperti dikutip dari bina marga dki.

Ia menuturkan, salah satu infrastruktur yang akan segera dikerjakan dengan pencairan dana hibah itu yaitu GOR indoor Manahan. “Selain itu habis ini kami kejar semua hibahnya (proyek yang menggunakan dana hibah),” kata dia.

Sebelum memberikan dana hibah sebesar USD 15 juta atau setara Rp 236 miliar, pemerintah Uni Emirat Arab sudah terlebih dahulu membangun Masjid Raya Sheikh Zayed untuk Kota Solo. Namun, ia memastikan dana hibah tersebut tidak untuk perawatan masjid tersebut.

“(Terkait perawatan masjid) kami ingin mandiri, tidak tergantung UEA. Bukan dihentikan (dana untuk masjid), kami minta bantuan, apapun pasti diberikan, itu juga dari mereka,” kata dia.

Ia menuturkan, dana hibah dari pemerintah UEA akan dipakai untuk memajukan bidang lain seperti pembangunan rumah sakit yang juga sudah direncanakan ada di Solo. “Ada juga (pembangunan) beberapa bidang lain,” tutur dia.

Gibran: Stadion Manahan Solo Siap Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-17

Sebelumnya, Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka mengatakan, Kota Solo siap jika ditunjuk menjadi salah satu tuan rumah pertandingan sepak bola Piala Dunia U-17 2023.

“Solo siap karena sebelumnya Stadion Manahan telah dipersiapkan untuk Piala Dunia U-20 pada 2023 ini, sehingga, fasilitas seluruhnya sudah standar FIFA, tetapi batal,” kata Gibran,  Senin (26/6/2023)

Menurut Gibran, Stadion Manahan Solo akan dipersiapkan untuk menjadi salah satu tempat pertandingan Piala Dunia U-17, tetapi masih menunggu arahan dari Ketua Umum PSSI Erick Thohir.

Sementara itu, Presiden Jokowi menyatakan Indonesia mempunyai banyak stadion yang bisa dijadikan lokasi pertandingan Piala Dunia U-17, selain Gelora Bung Karno Senayang Jakarta.

Terkait kemungkinan bentrok jadwal Piala Dunia U-17 dengan konser Coldplay pada 15 November 2023 di Gelora Bung Karno (GBK) Senayan, Jokowi sudah disiapkan solusinya.

“Nanti kan dicarikan solusi. Stadion kita kan juga bukan hanya GBK. Yang lain kan ada, ada JIS kan ada. Ada di Manahan ada. Ada di Jalakharupat ada. Banyak. Ada di Surabaya, Stadion Bung Tomo ada juga. Wong stadion kita nih banyak kok yang sudah siap,” kata Jokowi usai meninjau Pasar Palmerah Jakarta, Senin.

Jokowi menyatakan bahwa terpilihnya Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U-17 adalah sebuah kepercayaan yang diberikan FIFA kepada Indonesia.

Kepala Negara pun sudah memerintahkan Ketua Umum PSSI Erick Thohir untuk menyiapkan betul lokasi penyelenggaraan pertandingan tersebut. Jokodi menekankan bahwa banyak opsi stadion di Indonesia selain Stadion Utama GBK Senayan yang dapat menjadi lokasi pertandingan.

“Kalau venuenya memang sudah ada dari yang kemarin sudah kita perbaiki artinya tinggal digunakan tetapi manajemen semuanya harus disiapkan betul,” kata Jokowi.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *